Popular Post

Hari yang dinanti sudah tiba

By : Unknown
Selamat datang kepada para hakim yang menilai PSS cemerlang negeri Selangor.Semoga SK Assam Jawa akan memacu kejayaan yang lebih gemilang.sekalung perhargaan kepada semua warga SK Assam Jawa yang membantu dalam mempersiapkan Pusat Sumber amnya dan sekolah khasnya.Terima kasih juga kepada PKG Daerah Kuala Selangor yang banyak  membantu juga kepada semua Jurulatih Utama Pusat Sumber Sekolah Daerah Kuala Selangor



8 TIPS MENGAMBIL GAMBAR SEPERTI PAKAR FOTOGRAFI

By : Unknown


Pernah tak korang tengok gambar dalam apa-apa majalah seperti National Geographic atau yang seumpamanya (majalah Mangga tak kira), subjek dalam foto biasa je, haiwan, orang dan alam semulajadi. TETAPI kenapa mata kita boleh terkunci beberapa saat sebab ada sesuatu yang menarik pada foto tersebut.
Kadang-kadang terfikir, macam mana nak dapat gambar atau foto macam tu? Kenapa kita tak boleh hasilkan foto yang sebegitu padalah kamera dah sama. Lens pun sama. Apa yang tak cukup?

1. Komposisi


Beza orang biasa dan jurugambar adalah terletak pada komposisi. Orang biasa ambik gambar tak fikir, ambik kamera dan snap. Tapi jurugambar kena fikir mana nak letak subjek, nak ikut peraturan mana. Analisis sebelum tekan shutter.
Cara terbaik untuk belajar kompsisi ialah dengan melihat contoh gambar di internet. Contohnya kalau nak belajar “Rule of Third”, google dan tiru gambar tersebut.

2. Siapa Hero?

Dalam movie watak utama atau hero adalah watak yang menjadi tumpuan dalam penceritaan. Dalam foto pun sama, apa subjek utama? Siapa hero dalam gambar? Dalam movie tak boleh semua watak jadi hero (kecuali filem heroes).
So pastikan hero dalam foto korang betul2 menonjol dan tak tenggelam.
+ boleh kenal pasti siapa hero dalam gambar ni?

3. Hero Buat Apa?

Jika subjek kita benda hidup seperti manusia atau haiwan, dalam foto tu kena tunjuk apa subjek tu buat. Contohnya gambar makcik tengah jual sayur, ambik keseluruhan scene supaya ada cerita. Cerita apa? Cerita seorang makcik yang tengah jual sayur.
Elakkan ambik muka saja atau separuh badan.  Biasanya berlaku pada newbie yang masih takut ambik gambar & guna lens telephoto ambik dari jauh.

4. Mudah dan Minimalist

Cuba mudahkan jalan cerita yang cuba nak disampaikan. Foto yang baik adalah bila orang tengok sekali imbas dia tau mana subjek utama, apa yang nak diceritakan. Asingkan subjek utama dengan latar belakang dan dari unsur-unsur yang tak perlu ada.
3
+ contoh foto minimalist
Macam mana nak simplify’kan gambar? Cara paling mudah ialah guna aperture rendah (contohnya f1.8) untuk dapatkan bokeh. Ada banyak lagi cara lain, yang tu kena pergi Bengkel Asas Fotografilepas raya ni :)

5. Pelbagai Sudut

Jangan takut nak berguling-guling bila nak ambik gambar. Kadang-kadang kita kena meniarap & baring atas jalan untuk dapatkan sudut yang unik. Kalau takut nak bergelumang dengan alam, tiada apa yang membezakan foto korang dari foto amatur lain.
Orang biasa2 akan ambik gambar ikut aras mata (eye level),  tapi sebenarnnya kita boleh dapatkan foto yang lebih kreatif dengan hanya mengubah sudut kamera. Aras tanah, aras pinggang, aras dada, aras kena angkat ketiak.  Bereksperimenlah dan buat kelaian.
professional-photographer
+ biar orang kata kita gila meniarap tengah-tengah jalan

6. Pencahayaan

Perasan tak kalau movie Hollywood, kalau lighting dekat muka mesti sebelah cerah, sebelah gelap. Dalam CSI contohnya, dalam lab pun gelap, padahal lab patutnya kena terang benderang. Kenapa? Kerana pencahayaan boleh mempengaruhi mood sesuatu foto.
Pencahayaan yang “flat” adalah membosankan. Cuba buat kelainan, gunakan flash atau cahaya semula jadi untuk mendapatkan pencahayaan yang lebih dramatik.

7. Langgar Peraturan (Break the Rules)

Dalam fotografi ada banyak peraturan yang kita kena follow. Tapi tak semestinya kita kena ikut. Sesuatu yang seni tidak perlu skema. Tapi nak langgar peraturan, korang kena mahir dulu peraturannya. Tak boleh langgar sesuka hati.
street-photography-streettogs-rim-light-sunset-natural-light-sidelight-byres-road-glasgow-candid-portrait-woman-hairlight-black-white-bw-mono-rob-cartwright-21
+ cahaya boleh mengubah mood sesuatu foto

8. Tapi yang paling penting…

Perkara paling paling dan paling teramat sangat maha penting dalam fotografi sehingga saya boleh katakan,”senggama semua peraturan (f**k all the rules)” adalah “moment” (Google Translate -Saat). Moment adalah kunci kenapa gambar yang kita tengok tu ada roh. Contohnya gambar wedding, gambar pose atau candid?
Saya percaya ramai yang akan pilih candid, sebab apa? Moment.
Kalau tengok gambar dalam Nat Geo, kebanyakkan memang diambil dalam “moment” yang tepat, terutama foto-foto haiwan.
Jadi kalau jumpa moment yang best, takyah fikir-fikir setting, snap je, pakai auto pun takpe sebab “moment” yang special ni berlaku sekali je, tak boleh ulang tayang.
 *******
Tips-tips di atas kebanyakkan saya korek dari sifu-sifu fotografi yang saya jumpa secara personal, bukan takat baca blog atau tengok video. Terus terang saya cakap, saya improve banyak lepas ikut tips mereka.
Satu lagi, ada saya cakap kena pakai kamera brand ini, brand itu & yang mahal-mahal? Takde kan? So guna apa saja kamera yang ada di tangan korang.
Oh ya, sebelum terlupa, atas kesempatan ini saya nak ucapkan Selamat Berpuasa Zahir dan Batin kepada semua pembaca blog ni yang masih setia ikut sejak dari entri pertama. Harap terus kunjung tanpa putus ke sini ye walaupun jarang-jarang update ðŸ˜€
Sumber Gambar:
loriloo.blogspot.com
echwaluphotography.wordpress.com
photo.tutsplus.com
robcartwrightphotoblog.wordpress.com

JANGANLAH KAMU BERSEDIH ALLAH BERSAMA KITA

By : Unknown

JANGANLAH KAMU BERSEDIH

bersedihJANGANLAH KAMU BERSEDIH ALLAH BERSAMA KITA

Mungkin Anda pernah membaca ayat ini: “Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita.” (At-Taubah:40) Lalu, bagaimana jika kita tetap merasa bersedih? Ini artinya ada sesuatu yang salah dalam hati kita. Dalam ayat diatas, kita tidak perlu bersedih sebab Allah beserta kita. Jika kita masih tetap saja bersedih, artinya kita belum merasakan kedekatan dengan Allah.
Yang dimaksud bersedih bukanlah berarti menangis. Menangis dalam rangka takut dan berharap kepada Allah malah dianjurkan supaya kita bebas dari api neraka. Bersedih yang dilarang adalah kesedihan akibat ketidaksabaran, tidak menerima takdir, dan menunjukan kelemahan diri.
Bersedih Itu Manusiawi
Para Nabi bersedih. Bahkan Rasulullah saw pun bersedih saat ditinggal oleh orang-orang mencintai dan dicintai beliau. Namun, para Nabi tidak berlebihan dalam sedih. Para Nabi segera bangkit dan kembali berjuang tanpa larut dalam kesedihan.

JANGANLAH KAMI BERSEDIH KARENA TIDAK DIAJARKAN

Bersedih (selain takut karena Allah) tidak diajarkan dalam agama. Bahkan kita banyak menemukan ayat maupun hadist yang melarang kita untuk bersedih.
“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah beserta kita.” (QS.At-Taubah:40)
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS.Ali ‘Imran:139)
Rasulullah saw pun berdo’a untuk agar terhindar dari kesedihan,
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran; Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur. Tiada Tuhan kecuali Engkau.” (HR. Abu Dawud)

Janganlah Kami Bersedih – Caranya

Jika kita melihat ayat dan hadits yang disebutkan diatas, setidaknya kita sudah memiliki dua solusi agar kita tidak terus berada dalam kesedihan.
Pertama: dari ayat diatas (At Taubah:40) bahwa cara menghilangkan kesedihan ialah dengan menyadari, mengetahui, dan mengingat bahwa Allah bersama kita. Jika kita sadar bahwa Allah bersama kita, apa yang perlu kita takutkan? Apa yang membuat kita sedih. Allah Maha Kuasa, Allah Maha Penyayang, Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi kita.
Saat kesedihan terus menimpa kita, mungkin kita lupa atau hilang kesadaran, bahwa Allah bersama kita. Untuk itulah kita diperintahkan untuk terus mengingat Allah.
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar Ra’d:28)
Dari ayat ini, kita sudah mengetahui cara menghilangkan kesedihan, kecemasan, dan ketakutan yaitu bidzikrillah, dengan berdzikir mengangat Allah.
Saat saya mengalami kesedihan, ketakutan, atau kecemasan, ada tiga kalimat yang sering saya gunakan untuk berdzikir.
  1. Istighfar, memohon ampun kepada Allah.
  2. La haula wala quwwata illa billah (Tiada daya upaya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)
  3. Hasbunallaah wa ni’mal wakiil (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya Pelindung)
  4. Tentu saja, masih banyak kalimat-kalimat baik lainnya yang bisa Anda ucapkan
Alhamdulillah, kesedihan, kecemasan, dan ketakutan menjadi sirna setelah berdzikir dengan kalimat-kalimat diatas. Tentu saja, bukan saja dzikir di lisan tetapi harus sampai masuk ke hati.
Kedua: cara menghilangkan kesedihan ialah dengan berdo’a seperti dicontohkan oleh Rasulullah saw. Nabi pun meminta pertolongan Allah, apa lagi kita, jauh lebih membutuhkan pertolongan Allah. Maka berdo’alah.
Tentu saja, masih banyak cara supaya kita tidak bersedih. Saya bisa menulis buku tebal jika mau membahas semuanya. Namun, dengan dua cara utama diatas kita akan mendapatkan mamfaat yang luar biasa. Bersedih masih mungkin kita alami, tetapi tidak lagi bersedih yang berlebihan dan berlarut-larut. Karena hidup dan perjuangan harus berjalan terus.
Janganlah kamu bersedih!

- Copyright © SK ASSAM JAWA - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by HarimauemasSniper -